<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5139305160898044020</id><updated>2011-04-21T17:48:14.784-07:00</updated><title type='text'>I want to get everything in this world</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://animefm.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5139305160898044020/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://animefm.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Devina Stein</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08304014334660019502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://2.bp.blogspot.com/_08kXWj9Aiig/Seduv8bxq2I/AAAAAAAAAAM/KgIta9akU4w/S220/stein.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5139305160898044020.post-6416417643379755272</id><published>2009-04-16T10:41:00.001-07:00</published><updated>2009-04-16T10:41:57.625-07:00</updated><title type='text'>Manga</title><content type='html'>&lt;h2&gt;                   Manga                &lt;/h2&gt;                                                            (buat temen2 animaku.net, mungkin sudah pernah membaca artikel ini sebelumnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manga merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka adalah orang yang menggambar manga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan mendasar antara sebutan manga dan komik adalah pembedaan pengelompokan, di mana manga lebih terfokus kepada komik-komik Jepang (kadang juga termasuk Asia), dan komik lebih kepada komik komik buatan Eropa/Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manga di Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah-majalah manga di Jepang biasanya terdiri dari beberapa judul komik yang masing-masing mengisi sekitar 30-40 halaman majalah itu (satu bab). Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Jika sukses, sebuah judul manga bisa terbit hingga bertahun-tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia.&lt;br /&gt;Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shonen&lt;br /&gt;sedangkan yang untuk perempuan disebut shoujo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan dan Shueisha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya penggambaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Ada juga gaya menggambar Lolicon maupun Shotacon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua manga digambarkan dengan sederhana. Beberapa mangaka menggunakan style yang realistis, walaupun dalam beberapa elemen masih bisa dikategorikan manga. Seperti contohnya Vagabond, karya Takehiko Inoue yang menonjolkan penggunaan arsir, proporsi seimbang dan setting yang realistis. Tetap, Vagabond dikategorikan manga karena gaya penggambaran mata, serta beberapa bagian yang simpel. Manga juga biasa digambar dalam monochrome dan gradasinya yang biasa disebut tone. Ada juga mangaka yang menggambar manganya benar-benar asal, seperti Crayon Shin-chan. (Walaupun bisa dikatakan "asal" herannya bisa menjadi salah satu best-seller)&lt;br /&gt;Untuk komik jangka panjang atau yang memiliki ratusan volume, umumnya seiring dengan perkembangan waktu, para mangaka akan mengalami perubahan goresan yang cukup signifikan. Contoh yang umum di Indonesia mungkin karaya Hojo Tsukasa yang dari Cats Eyes berubah menjadi seperti dalam City Hunter. Atau karya lain Ah ! Megami sama yang dimulai sejak 1988 dan sampai sekarang masih terus berjalan. One Piece and Naruto pun cukup berubah bila dibandingkan pada goresan volume volume awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doujinshi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doujinshi adalah sebutan bagi manga yang dibuat oleh fans manga tersebut yang memiliki alur cerita atau ending yang berbeda dari manga aslinya. Para fans ini biasa mendistribusikannya dari tangan ke tangan, dijual secara indie di toko doujinshi, atau mengikuti konvensi akbar doujinshi yang biasa disebut [Comicket]. Disini dijual ribuan judul doujinshi tiap tahunnya. Pengunjungnya bisa mencapai 400.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doujinshi sendiri kadang menjadi batu loncatan seseorang/kelompok untuk menjadi mangaka. TYPE-MOON adalah contohnya. Ken Akamatsu (Love Hina, Negima) juga sering membuat dojin karyanya sendiri. Manga yang bertema h*nt** biasanya adalah dojin dari manga tertentu yang sudah terkenal. Biasanya karakter manga tersebut memang didesain untuk jadi "sasaran" para dojin-ka ( sebutan bagi para pembuat dojin, sama seperi manga-ka ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manga di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua penerbit manga terbesar di Indonesia adalah Elex Media Komputindo dan m&amp;amp;c Comics yang merupakan bagian dari kelompok Gramedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar tahun 2005, kelompok Gramedia juga telah menghadirkan Level Comics, yang lebih terfokus pada penerbitan manga-manga bergenre Seinen (dewasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Tedapat beberapa penerbit ilegal di Indonesia, namun tampaknya peredarannya hanya sebatas di wilayah kota kota besar, karena untuk beberapa daerah tidak ditemukan komik-komik jenis ini. Perbedaan yang mencolok dari penerbit ilegal ini, mereka tampak lebih terbuka terhadap sensor dibandingkan dengan manga terbitan Elex yang jauh lebih ketat dalam hal sensor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format baca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aslinya bahasa Jepang biasanya ditulis dari kanan ke kiri, manga digambar dan ditulis seperti ini di Jepang. Namun sebelum tahun 2000-an, ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia gambar dan halamannya umumnya dibalik sehingga dapat dibaca dari kiri ke kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa manga yang tidak mempermasalahkan keadaan terbalik ini, hal semacam ini tidak terlalu dipermasalahkan, namun kerancuan menjadi sangat mengganggu dalam terjemahan manga genre detektif seperti Detektif Conan, Q.E.D atau Detektif Kindaichi yang sering memberikan informasi/petunjuk yang sangat menyesatkan pembaca karena pada bagian cerita di bab depan tidak sesuai dengan hasil deduksi/kesimpulan dari tokoh utama. Bahkan dalam suatu buku cerita, kadangkala hanya satu panel yang dibalik (pada bagian deduksi) yang semakin memperparah inti cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berlangsung selama beberapa tahun hingga sekitar tahun 2000-an ketika penerbit-penerbit manga di Indonesia mulai sadar bahwa proses pembalikan ini sebenarnya tidak diperlukan. Manga pertama yang mepertahankan format seperti format Jepang asli adalah Rurouni Kenshin. Selain itu, beberapa penulis komik seperti Takehiko Inoue yang menciptakan komik Slam Dunk tidak setuju karya mereka diubah begitu saja dan minta agar karya mereka dibiarkan dalam format aslinya. Kini, manga-manga yang terbit di Indonesia biasanya sudah diterbitkan dalam format aslinya kecuali untuk beberapa judul yang telah mulai diterbitkan sebelum tahun 2000-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh pada kultur di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena banyaknya manga yang diterbitakan di Indonesia sejak dari zaman Doraemon, Candy Candy, maupun Kungfu Boy (saat itu dengan harga Rp. 2700), yang membanjiri pasar Indonesia yang berlangsung selama bertahun-tahun dengan distribusi yang cukup teratur sehingga menyebabkan manga terbitan Elex Media Komputindo sangat mudah diperoleh apabila dibandingkan dengan peredaran komik Eropa/Amerika yang relatif lebih susah dah lebih mahal, kecuali Donal Bebek yang masih bisa didapat secara teratur tiap minggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mengakibatkan terjadinya debat kusir pada proses pembentukan komik karya "Indonesia", karena secara tidak langsung banyak generasi komikus muda di Indonesia baik tanpa sadar maupun sadar, terpengaruh oleh gaya aliran Jepang (manga) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Catatan: Hal ini pun masih diperdebatkan, namun mengingat dengan beberapa pengarang asal Korea dan Hong Kong yang memiliki goretan yang cukup mirip dengan manga Jepang, harusnya hal ini tidak dipermasalahkan. Senada dengan ini, beberapa pendapat, seperti Anthony Ann, yang menganggap terlalu naif bila kita mengkotak-kotak komik.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia juga terdapat komunitas-komunitas penggemar manga dan anime. Biasanya mereka berkumpul dan berbagi dengan penggemar lain lewat internet atau berkumpul di suatu tempat. Para penggemar yang bertemu di internet/forum biasa mengadakan gathering (pertemuan) untuk saling berjumpa satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontroversi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, penerbit Indonesia, seperti Level Comics, berani menerbitkan manga yang berbau DEWASA (Seinen). Pada awal kemunculannya, ini sempat ditentang keras. Bahkan manga Vagabond sempat ditarik dari peredaran. Setelah pemberlakuan sensor yang lebih ketat, para penerbit tidak lagi diprotes oleh para ibu yang anaknya membaca manga-manga tersebut. Manga juga sering dinilai tidak mengindahkan rating karena pencantumannya kurang mengena oleh sebagian kalangan yang menilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontroversi terbesar, mungkin, adalah protes terhadap komik "Jigoku Sensei Nube" yang sekarang ini tidak terbit lagi tanpa diketahui alasannya. (Tetapi memang secara pribadi Nube makin ke belakang ceritanya makin banyak mengandung unsur Ecchi dan Fanservices)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manga di luar Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manga telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa di negara-negara di luar Jepang termasuk China, Perancis, Italia, Malaysia, Indonesia dan lainnya. Untuk beberapa negara terdapat sebutan tersendiri untuk menyebut komik:&lt;br /&gt;Manhua untuk China/Hongkong/Taiwan&lt;br /&gt;Manhwa untuk Korea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis manga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dari jenis-jenis ini juga berlaku untuk anime dan permainan komputer Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan jenis pembaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kodomo — untuk anak-anak.&lt;br /&gt;josei (atau redikomi) — wanita.&lt;br /&gt;seinen — pria.&lt;br /&gt;shōjo — remaja perempuan.&lt;br /&gt;shōnen — remaja lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori manga pornografis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya disebut "henta*" dalam bahasa Inggris, meskipun istilah ecch* lebih tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Softcore&lt;br /&gt;lol*con (perempuan muda)&lt;br /&gt;sho^a-con (laki-laki muda)&lt;br /&gt;yao* (#ay)&lt;br /&gt;yur* (lesb*an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hardcore&lt;br /&gt;e"o-#uro (erot*c-#rotesque)&lt;br /&gt;futanar* (her{afrodit)&lt;br /&gt;ke{ono (hewan setengah manusia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan : tanda simbol : *=i ^=t #=g {=m&lt;br /&gt;(untuk mencegah sesuatu yang tidak menyenangkan pada forum kita, grool bermaksud untuk pendidikan, terima kasih)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5139305160898044020-6416417643379755272?l=animefm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://animefm.blogspot.com/feeds/6416417643379755272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5139305160898044020&amp;postID=6416417643379755272' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5139305160898044020/posts/default/6416417643379755272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5139305160898044020/posts/default/6416417643379755272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://animefm.blogspot.com/2009/04/manga.html' title='Manga'/><author><name>Devina Stein</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08304014334660019502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://2.bp.blogspot.com/_08kXWj9Aiig/Seduv8bxq2I/AAAAAAAAAAM/KgIta9akU4w/S220/stein.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5139305160898044020.post-5214408609234166284</id><published>2009-04-16T10:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T10:40:49.551-07:00</updated><title type='text'>JIDOUHANBAIKI (Vending Machine)</title><content type='html'>Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Para pedagang di Jepang bisa dikatakan sebagai pedagang yang kreatif dalam memasarkan produknya, salah satu  cara pemasarannya adalah dengan menggunakan Mesin penjual otomatis (Vending Machine) atau dalam bahasa Jepang disebut dengan Jidouhanbaiki. Dulu mungkin kita cuma tahu mesin penjual otomatis yang hanya menjual minuman dan makanan, tapi sekarang khususnya di Jepang, bukan hanya itu saja, banyak benda lain yang dijual melalui mesin otomatis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepamg, mesin-mesin ini tersebar hampir di seluruh pelosok negeri, biasanya diletakan di luar toko supermarket atau toko-toko 24 jam (Convenient Store) atau yang biasa disebut Kombini. Selain di tempat-tempat tersebut, mesin ini juga disimpan di tempat yang mudah terjangkau dan sering dilalui oleh orang-orang. Barang-barang yang dijual melalui mesin ini bermacam-macam, dari kebutuhan pokok seperti telur, beras, rokok, tisy toilet, minyak tanah, sampai ke barang-barang yang tidak terpikirkan oleh kita akan dijual melalui mesin ini seperti alat-alat pancing, bunga, dan sayuran. Untuk anak-anak, barang-barang seperti mainan, ice cream, Cokelat, bahkan kumbang tanduk pun bisa dibeli melalui mesin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kalian sedang berada di Tokyo Disneyland tapi kalian lupa membawa kamera, tidak perlu khawatir kaerna ada kamera ataupun film instan yang dijual di mesin penjual otomatis, dan bagi kalian yang menggunakan kamera digital, jika telah selesai memotret kalian hanya perlu mencari mesin pencetak otomatis saja, mesin ini dapat mencetak foto dari berbagai media, dari disket, cd, memory stick, cmpact flash, sampai dari telepon genggam pun bisa dicetak menjadi sehelai foto dengan berbagai macam variasi ukuran dan desain. begitu pula kalau baterai telepon gengam habis,kslisn tidak perlu menuggu sampai tiba di rumah untuk mengisinya dengan charger telepon, kalian tinggal mencari mesin charger telepon otomatis saja dan masalah kalin selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah minum softdrink kalian tidak perlu repot mencari tong sampah untuk membuang kaleng bekasnya, yang harus kalian lakukan hanya meletakan kaleng bekas itu dibagian pendaur ulang mesin dan secara otomatis mesin akan mengolahnya, tidak hanya itu saja, selain mendukung program kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya, kalian juga akan mendapat uang yang secara otomatis akan keluar dari mesin sebagaipengganti kaleng yang telah didaur ulang. walaupun di Jepang sekarang ini sudah serba otomatis, masih ada pedagang yang menjual produknya dengan sistem tradisional namun dengan cara pembayaran yang sama dengan mesin otomatis sebagai contoh, di daerah Morioka, ada pedagang sayuran dan bunga yang menjual produknya dengan cara seperti ini. Setelah memilih sayuran atau bunga yang akan dibeli, konsumen akan membayar barang-barang tersebut dengan sisterm penghormatan, maksudnya konsumen memutuskan sendiri harga yang pantas untukmenghormati orang yang telah memproduksi sayuran atau bunga tersebut dan memasukkan uangnya kedalam boks yang telah disediakanlayaknya pada mesin otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Postif dan negatif merupakan 2 sisi yang tak terpisahkan, begitu juga dengan mesin penjual otomatis, selain banyak manfaatnya ada juga "manfaat lain dari mesin penjual otomatis ini. Selain barang-barang diatas, ada juga lho mesin yang menjual barang-barang "aneh". barang-barang aneh itu adalah majalah-majalh dan dvd porno, dari yang lokal sampai yang import, lalu dari yang biasa sampai yang sifatnya "langka bisa kalian temukan di mesin ini. mesin yang menjual barang-barang "pendukung lain seperti kondom dan berbagai macam alat-alat seks pun terletak berdampingan dengan mesin penjual otomatis majalah dan dvd porno. biasanya mesin-mesin ini dilindungi oleh besi teralis agar terlindung dari tangan-tangan jahil. mungakin karena di Jepang masih memiliki adat ketimuran yang menjunjung nilai-nilai norma dan susila, pada siang hari mesin-mesin ini ditutup dengan tirai dan akan terbuka secara otomatis pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hal yang lebih mengejutkan adalah di Tokyo, ada mesin penjual otomatis yang menjual celana dalam bekas pakai siswi SMP dan SMU. Mesin ini termasuk jenis yang langka, mungkin hanya dijumpai 1 atau 2 unit saja. mesin ini berasal dari mesin penjual rokok yang dimodifikasi. harga isi mesin ini antara 1000 ampai 3000 yen perhelai, mungkkin menjual celana dalam bekas lebih menjanjikan omset yang besar daripada menjual rokok sehingga mesin penjual rokok dimodifikasi menjadi mesin penjual celana dalam bekas. Benar-benar aneh, kira-kira siapa ya target konsumennya? Dan kalaupun ada yang membelinya kira-kira dipakai buat apa ya? apakah ini salah satu bentuk penyimpangan seksual yang ada di Jepang?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5139305160898044020-5214408609234166284?l=animefm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://animefm.blogspot.com/feeds/5214408609234166284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5139305160898044020&amp;postID=5214408609234166284' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5139305160898044020/posts/default/5214408609234166284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5139305160898044020/posts/default/5214408609234166284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://animefm.blogspot.com/2009/04/jidouhanbaiki-vending-machine.html' title='JIDOUHANBAIKI (Vending Machine)'/><author><name>Devina Stein</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08304014334660019502</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://2.bp.blogspot.com/_08kXWj9Aiig/Seduv8bxq2I/AAAAAAAAAAM/KgIta9akU4w/S220/stein.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
